Untuk list lagu lagu hasil plagiat versi India maupun versi Indonesia bisa dilihat MANZABOY'S DOWNLOADS BLOG. Bagi anda yang ingin mendengarnya silakan download lagunya dan bandingan sendiri dengan versi aslinya.
Musik Indonesia - India : Lagu Lagu Plagiat
Untuk list lagu lagu hasil plagiat versi India maupun versi Indonesia bisa dilihat MANZABOY'S DOWNLOADS BLOG. Bagi anda yang ingin mendengarnya silakan download lagunya dan bandingan sendiri dengan versi aslinya.
A.R.Rahman, Mozart from Madras
Nama aslinya " Allah Rakha Rahman". Ia lahir pada 6 Januari 1966 di Chenai, Tamil Nandu , India. Ia merupak komposer film , produser, musisi dan penyanyi. Karirnya di jagad perfilman India dimulai pada awal tahun 1990-an. Seperti pepatah Buah jatuh tak Jauh dari pohonnya, kemahiran A.R.Rahman menciptakan musik tak jauh beda dari ayahnya yang juga seorang komposer untuk Industri Film Malayalam "R.K. Sekhar". Namun naas di usia yang muda , Ayah A.R.Rahman pergi meninggalkannya untuk selama-lamanya. Ia kemudian di besarkan oleh ibunya "Kareema". Usaha yang selama ini digeluti ayahnya kemudian diteruskan oleh A.R.Rahman. A.R.Rahman sendiri merupakan pemain keyboard yang handal. Ia juga mendirikan sebuah band bersama teman teman semasa kecilnya. Sampai akhirnya kemahirannya itu mengantarkan beliau untuk mendapatkan beasiswa "Trinity College of Music".
Di tahun 1992, A.R.Rahman mendirikan studionya sendiri di belakang halaman rumahnya yang bernama "Panchathan Record Inn", yang ternyata sekarang menjadi Studio musik paling bergengsi di India.
Selain di Industri Perfilman India, A.R.Rahman juga membuat lagu nasional " Vande Mataram " pada Hari Kemerdekaan India ke 50. Hingga saat ini A.R.Rahman telah menjadi komposer untuk berbagai film, tak hanya Industri perfilman India namun juga Industri perfilman Hollywood maupun Industri Film Mandarin.
" Jai Ho " , lagu yang satu ini merupakan lagu terbaik di Ajang Golden Globe dan Academy Awards 2009 kemarin. Selain itu lagu ini juga ada versi remixnya yang dinyanyikan oleh Pussycat Dolls. Penasaran ingin mendengar, ataupun ingin melihat Videonya, download lagunya dibawah ini.
Berikan Dia Sepatu !
Hal yang berbeda ditunjukkan oleh Hitesh Shauhan, seorang mahasiswa teknik komputer asal India yang berani melemparkan sepatu bermereknya itu ke muka P.M.Manmohan Singh, selaku Perdana Menteri India . Untung saja lemparan itu tidak betul betul mengenai muka sang Perdana Menteri. Namun kejadian ini bukanlah untuk yang pertama kalinya. Kita tahu sendiri , George W.Bush merupakan korban pertama lemparan sepatu yang dilakukan oleh seorang wartawan media. Anehnya sepatu itu juga tidak mengenai muka mantan presiden Amerika pada saat itu. Hal yang sama juga dialami P.M. China Wen Jiao Bao, dan Menteri Dalam Negeri India, P. Chidambaram.
Ada satu hikmah penting yang dapat diambil dari kejadian - kejadian tersebut : " Lempari Dia Dengan Sepatu " , jikalau anda bertemu dengan para petinggi politik busuk yang banyak bertebaran di negeri ini.
Le Grand Voyage ( The Amazing Trip ) , Sebuah kisah akan cinta anak terhadap orang tuanya

Selain itu, Ismael sang sutradara juga menyisipkan konfik antara mereka dengan orang-orang yang mereka temui di perjalanan. Seorang ibu yang menumpang tanpa pernah bicara, Mustapha sang calon haji yang berpoligami sekaligus mabuk-mabukan yang ternyata juga seoarng penipu, atau pengemis di gurun pasir. Tak jarang, konflik sisipan ini menambah parah jarak di antara mereka. Namun kalau saya lihat, konflik sisipan ini justru menjadi jembatan antara mereka berdua untuk kemudian membuka komunikasi. Kurangnya komunikasi adalah satu hal yang menjadi sumber konflik internal mereka sendiri. Satu hal yang juga pernah (dan mungkin sedang) saya alami dengan ortu saya sendiri.
Konflik internal Reda dan sang ayah memang lebih dikarenakan tidak adanya komunikasi. Reda adalah peran anak muda yang kadang merasa sok tahu segala hal tentang hidup . Sementara sang ayah adalah refleksi generasi kolot yang TERLALU resisten terhadap perubahan zaman. Hal ini ditunjukan ketika sang ayah membuang telepon genggam milik Reda.
Satu saat, Reda terbangun di tengah gurun pasir dan mencari sang ayah yang hilang. Sang ayah kemudian datang dengan domba-domba gembalaan dan pergi melewatinya tanpa mengacuhkannya. Reda memanggil-manggil sang ayah namun sang ayah terus pergi. Reda kemudian terserap oleh pusaran gurun pasir. Dan, Reda ternyata bermimpi. Ketika ia terbangun, sang ayah sedang melaksanakan shalat.
Singkat cerita mereka sudah mulai bisa berekonsiliasi ketika sampai di Saudi Arabia. Di sebuah terminal bus menuju Mekah mereka berpisah. Reda menunggu kepulangan sang ayah beberapa hari kemudian. Namun saat rekan-rekan sepemberangkatan sang ayah pulang, sang ayah tidak ada dalam rombongan. Ia terus menunggu hingga malam. Sampai kemudian, kejadian dalam mimpinya seolah menjadi nyata. Ada seorang tua dengan domba-domba gembalaan melewatinya. Reda mencoba memanggilnya, namun ia tidak diacuhkannya.
Reda kemudian menyusul hingga Mekah. Film ini menggambarkan suasana Mekah ketika musim haji berlangsung, dan Reda ada ditengah-tengah mereka. DItunjukan betapa kecilnya manusia ketika berjuta-juta umat mengelilingi Kabah. Seeing a magnificient universe such as that makes me feel like insignificient speck. Reda terlihat menyelinap di antara jejalan jemaah hingga akhirnya ditangkap karena dianggap membuat keonaran (ia masih menggunakan T Shirt dan jeans saat jemaah lain hanya menggunakan pakaian ihram).
Reda kemudian dituntun memasuki kamar mayat jemaah. Satu persatu kain kafan dibuka, hingga kemudian ia menemukan ayahnya di sana. Scene ini menjadi puncak dari film ini. Menyaksikan seorang anak yang menangis di samping jenazah sang ayah. Sekali lagi, ditunjukan betapa kita selalu memerlukan orang lain bahkan orang yang selama ini bertengkar dengan kita.
Reda kemudian diceritakan pulang dengan menjual mobilnya. Namun perjalanan itu telah membuahkan perubahan dalam dirinya. Sosok anak muda yang keras kepala itu kini menjadi dewasa. Scene terakhir yang ditunjukan adalah sesaat Reda sebelum naik taksi, ia memberi sedekah pada seorang peminta-minta di jalanan (padahal ia pernah bertengkar hebat dengan sang ayah ketika sang ayah memberika sedekah pada pengemis di gurun pasir).
Film ini memang kental dengan suasana Islam dan kehidupan penganutnya. Digambarkan bagaimana seorang calon haji bisa begitu marah dan hampir saja tidak mau memaafkan anaknya yang melakukan kesalahan. Digambarkan pula sng anak-yang sama sekali tidak religius- mengingatkan sang ayah bahwa Islam juga memuat ajaran untuk memaafkan. Bagi saya, cerita ini mengingatkan bahwa kita membutuhkan satu sama lain untuk saling mengingatkan. Terutama orangtua kita.
SLUMDOG CROREPATI ( MILLIONAIRE ) ; Impian yang terwujud dari seorang anak jalanan
Agaknya kuis ini menjadi inspirasi oleh " Danny Boyle", sang sutradara, untuk membuat film berjudul " Slumdog Millionaire ( Crorepati )". Film yang berdurasi sekitar 120 menit ini mengisahkan tentang seorang anak jalanan India yang mencoba peruntungannya dalam mengikuti kuis tersebut. Musiknya sendiri diarahkan oleh A.R. Rahman, salah satu musisi dan composer yang saya sangat kagumi.
Adalah Jamal Malik (Dev Patel) yang menjadi anak jalanan asal India yang sangat terobsesi akan hadiah dari kuis WHO WANTS TO BE MILLIONAIRE tersebut dimana ia bertindak sudah sangat terlampaui batas akan obsesinya itu.
Tak ada yang mengira kalau Jamal Malik (Dev Patel) akan segera menjadi orang kaya. Jamal adalah seorang remaja yatim piatu yang tinggal di kawasan kumuh kota Mumbai. Namun secara misterius, remaja berusia 18 tahun ini dapat dengan mudah melangkah menuju babak terakhir kuis yang berhadiah 20 juta Rupee.
Satu per satu pertanyaan yang diajukan oleh pembawa acara ( Anil Kapoor ) kuis Who Wants To Be A Millionaire ? versi India ini dijawab Jamal dengan baik. Ini memicu spekulasi bahwa Jamal telah berbuat curang dan karenanya pihak kepolisian datang untuk menghalangi Jamal menjadi pemenang.
Jamal kemudian berusaha mati-matian membuktikan bahwa ia tak pernah melakukan kecurangan dalam kuis ini. Maka mulailah Jamal menceritakan kehidupan sehari-harinya dan apa yang dialaminya selama tinggal di kawasan kumuh kota Mumbai termasuk cintanya pada Latika (Freida Pinto). Dari setiap babak kisah Jamal, terkuak misteri bagaimana Jamal bisa mengetahui jawaban dari pertanyaan kuis yang cukup rumit ini. Film hasil arahan sutradara Danny Boyle ini mencoba bercerita tentang kisah asmara dengan latar belakang kehidupan di kawasan kumuh kota Mumbai di India.
Tak hanya jadi film terbaik, 'Slumdog Millionaire' juga menghantarkan Danny Boyle sebagai sutradara terbaik. Selain Danny, aktor Bollywood Dev Patel yang berperan sebagai Jamal Malik di film itu berhasil dinobatkan sebagai aktor pendatang baru terbaik di Ajang Festival Film Toronto. Tak hanya itu, film ini juga dinominasikan sebagai film terbaik di ajang Golden Globe mendatang.
Update : Film ini telah memenangkan 4 penghargaan sekaligus yang terbanyak di Ajang Golden Globe ke - 66 dan 8 penghargaan Academy Awrads 2009 februari kemarin. Termasuk Best Motion Picture dan Best Original Music Score.
Le Piano OubliƩ ( The Forgotten Piano ) : Ketika Keterbatasan Tak Menjadi Halangan
Namun diakhir cerita, Julien begitu terkejut. Ia dihadapkan kenyataan yang begitu menusuk hatinya. Kakeknya yang seorang militer ternyata adalah pembunuh istri dan orangtua dari Benjamin semasa perang dulu. Yang lebih menyakitkan, hal itu diketahuinya saat nyawa Benjamin berada dujung tanduk karena serangan jantung. Namun Benjamin berpesan kepadanya agar tetap berlatih piano, hingga akhirnya ia menjadi musisi terkenal yang dapat dibanggakan Benjamin.